Tampilkan postingan dengan label Bank Century. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bank Century. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 September 2018

Bamsoet : Kasus ini tidak boleh dibiarkan, makanya kita "Mendorong" KPK agar dituntaskan




Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengomentari polemik artikel-artikel media asing Asia Sentinel soal kasus Bank Century yang menyeret Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atas kasus penggelapan uang.

Bamsoet meminta KPK untuk segera menuntaskan kasus Bank Century. Sebagai inisiator Hak Angket Century saat itu, Bamseot  telah merekomendasikan dugaan perbuatan melanggar hukum.

Maka dari itu yang bisa dilakukan ialah mendesak KPK untuk segera menuntaskan kasus tersebut. Politisi Golkar ini juga meminta agar kasus ini tidak dibiarkan terlalu lama.

Menurut Bamsoet, kasus ini harus segera di selesaikan karena sejumlah tokoh disebut-sebut ikut terlibat. "Antara lain adalah Pak SBY disinggung soal Demokrat. Ini tidak boleh dibiarkan, makanya kita mendorong agar ini dituntaskan. Apalagi ini jelang Pilpres dan Pileg supaya tidak dipolitisi dan digoreng-goreng."ungkapnya.

Politikus Partai Golkar ini juga berharap, Komisi III DPR bisa terus mendorong KPK menyelesaikan kasus tersebut. Sebab, kata dia, DPR telah memberikan rekomendasi penyelesaian kasus Century.

"KPK sudah melakukan langkah-langkah menyelesaikan kasus ini, tetapi memang kawan-kawan tim belum ada progres berarti mengarah ke penuntasan. Kami percayakan kepada KPK menuntaskan ini agar tidak berhenti pada Budi Mulya," ujarnya.

Karenanya, Bamsoet juga mendukung niatan SBY menggugat Asia Sentinel ke ranah hukum.

"Kita mendukung langkah SBY menarik ini ke ranah hukum," ucap Bamsoet di gedung DPR.


Sumber : Akurat.co

Rabu, 26 September 2018

Setnov : Keseluruhan Kasus Century Sudah mulai Terang



Mantan Ketua DPR RI Setya Novanto mengaku akan bongkar secara detail dan sejelas-jelasnya terkait keterlibatan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam kasus korupsi Bank Century yang sudah menelan kerugikan uang negara se triliunan rupiah. 

Hal tersebut diungkapkan Setya Novanto saat menjawab pertanyaan awak media terkait ada atau tidaknya kemungkinan keterlibatan SBY dalam kasus pemberian persetujuan penetapan pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) kepada PT Bank Century. 

Meski begitu Setnov enggan merinci data dan fakta yang dimaksud. Ia hanya mengatakan secara keseluruahan kasus Century sudah mulai terang.

Saat skandal Bank Century mengemuka pada tahun 2008, Setnov masih menjabat sebagai Ketua Fraksi Golkar di DPR RI.

"Nanti saya akan ungkap sejelas-jelasnya di KPK," katanya.

Sebelumnya, muncul sebuah artikel dari Asia Sentinel berjudul Indonesia's SBY Government: Vast Criminal Conspiracy.

Artikel tersebut berisi dugaan keterlibatan Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam skandal pencurian uang pembayar pajak sebesar 12 miliar dolar AS dan mencucinya ke bank-bank internasional.

Keterlibatan SBY tersebut, dalam artikel yang ditulis John Berthelsen itu, terindikasi dari skandal Bank Century. Disebutkan, "Pendirian dan bangkrutnya PT Bank Century TBK diduga menjadi pusaran sebagian besar kasus yang dimuat dalam laporan tersebut. Pailit pada 2008, Bank Century akrab dikenal sebagai "bank-nya SBY" karena diyakini menyimpan dana gelap yang terkait dengan Partai Demokrat."

Selain SBY, artikel Berthelsen juga menyebut keterlibatan mantan Wakil Presiden dan mantan Gubernur Bank Indonesia, Boediono dalam kasus ini.

Hasil kajian tersebut telah dibahas di tingkat pimpinan pada Mei 2018, setelah adanya putusan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. 


Sumber : Akurat.co

Butuh Layanan Perbankan? BNI Pastikan Nasabah Tak Perlu Keluar Rumah

Remember News -  telah mengimbau perusahaan terhadap risiko tinggi penularan virus corona (Covid-19) untuk menjalankan sistem bekerja d...