Tampilkan postingan dengan label Uang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Uang. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 April 2020

Tips dan trik Memulai Bisnis Sembari Bekerja

Remember News - Beberapa orang memilih keluar dari pekerjaannya yang mapan untuk memulai Usaha. Padahal, hal tersebut bukan satu-satunya cara untuk mewujudkan mimpi menjadi pengusaha.
CEO Usaha rintisan perjalanan The Explorer PassageJeff Bonaldi berpendapat bahwa merintis Usaha bisa dilakukan sembari bekerja. Banyak kisah sukses yang bisa menjadi contoh.
Misalnya, Kevin Systrom yang mendirikan Foursquare ketika masih menjadi karyawan. Dia menghabiskan waktu istirahat malam dan akhir pekan untuk membangun platform check-in lokasi itu.
Menurut Jeff, memulai Usaha sembari bekerja memiliki beberapa keunggulan. Pertama, memiliki penghasilan saat di awal merintis Bisnis. Kedua, bisa investasi 100% pada Bisnis yang sedang dibangun.
Terakhir, hasil survei menunjukkan, 39% Bisnis baru dan menengah masih butuh waktu untuk bisa menghasilkan uang. Karena itu, kata Jeff, penting untuk menyiapkan biaya operasional selama membangun Bisnis baru.
Berikut langkah yang bisa kamu lakukan seperti dikutip Entrepeneur.
Temukan Minat
Jeff bilang, cari tahu apa yang bisa membuat kamu selalu bersemangat untuk waktu yang lama. "Menjalani minat akan membuat kamu tetap bersemangat meski Bisnis berat. Kamu juga tidak akan merasa lelah," katanya.
Awali dengan Langkah Kecil dan Mudah
Banyak orang mengaku tak tahu cara memulai merintis Bisnis. Anggapan seperti itu akan membelenggu. "Kamu bisa memulai dengan langkah kecil seperti memberi nama perusahaan dan membuat logo. Dari sini, lanjutkan ke langkah kecil lain," sebut dia.
Tetap Fokus pada Pekerjaan Utama
Tak ada garansi bahwa Bisnis akan berhasil. Karena itu, kamu harus bekerja keras. Selain menawarkan pendapatan, pekerjaan tersebut juga bisa memberikan kesempatan untuk tumbuh dan belajar.
Kamu bisa mengambil pengalaman tersebut sebagai pengalaman Bisnis. Banyak belajar mengenai manajemen, pemasaran dan caraa menjalin relasi dengan orang baru. Hal ini penting untuk Bisnis baru.
Mencari Ahli
Ketika memulai, kata Jeff, kamu lebih banyak tidak tahu. Karena itu, mencari orang yang lebih memiliki kapasitas dan pengalaman Bisnis adalah hal penting. "Jangan pernah merasa mampu melakukan banyak hal sendiri. Temukan mentor," pungkasnya.

Nah kalo begitu, apakah kalian sudah siap memulai Bisnis?

Sumber : Akurat.co

Senin, 06 Januari 2020

BNI Pastikan Dana Nasabah Aman Dalam Kasus Pembobolan di Ambon

Remember News - Bank Negara Indonesia (BNI) 46 cabang Ambon dibobol oleh oknum berinisial FY, beberapa waktu lalu. Kendati demikian, BNI menegaskan bahwa dana nasabah tetap aman, sehingga tak perlu khawatir untuk tetap melakukan transaksi dan menyimpan dana di BNI.  
Direktur Bisnis Korporasi BNI Putrama Wahju Setyawan bilang bahwa peristiwa yang terjadi di BNI cabang Ambon merupakan perbuatan oknum dalam sebuah sindikat, sehingga tidak dapat memengaruhi kondisi BNI secara umum. Menurut dia, ada sejumlah faktor yang menjadi sebab nasabah tak perlu khawatir dengan BNI.
Pertama, operasional layanan perbankan di BNI tetap berjalan normal, termasuk di seluruh outlet yang berada di bawah koordinasi Kantor Cabang Utama Ambon. Kedua, kepercayaan sebagian besar nasabah tetap terjaga. Hal itu dibuktikan dengan jumlah transaksi masuk (menabung) lebih besar dibandingkan jumlah transaksi keluar.
Ketiga, BNI tetap berkomitmen menjaga ketersediaan uang tunai yang dapat digunakan masyarakat melalui berbagai channel, termasuk mesin ATM selama 24 jam sehari, tujuh hari seminggu.
"Pelanggaran yang terjadi di Ambon adalah kasus yang memiliki dampak minimal terhadap operasional dan ketersediaan dana di BNI," kata dia, yang akrab disapa Iwan itu dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 19 Oktober 2019.  
Dia menuturkan bahwa kasus tersebut sudah dalam proses penyelidikan pihak kepolisian sehingga diharapkan dapat mempercepat proses pengungkapannya. Hasil investigasi, dia menuturkan, mengidentifikasi kondisi yang tidak wajar, yaitu terdapat dugaan adanya sindikat yang menawarkan investasi tak wajar, di mana FY yang merupakan bagian dari sindikat, mengumpulkan dana dari para investor dengan dijanjikan imbal hasil yang cukup besar untuk berbisnis.
Sementara para penerima aliran dana disinyalir adalah para pemilik modal yang seolah-olah menerima pengembalian dana dan imbal hasil dari oknum, padahal dananya berasal dari hasil penggelapan dana bank. Nilai dana yang digelapkan FY berdasarkan temuan hasil pemeriksaan internal seebsar Rp58,95 miliar.
Berdasarkan hasil temuan tersebut, BNI menemukan adanya kejanggalan transaksi. Dan atas temuan itu, BNI mengambil tindakan segera dengan melaporkannya ke Polda Maluku untuk mengungkap dan menuntaskan kasus serta mengupayakan recovery dana BNI yang digelapkan oleh sindikat.
Sementara itu, salah satu potret yang dapat menunjukkan kinerja BNI cabang Ambon memuaskan dapat dilihat dari kinerja Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dihimpun di seluruh outlet di bawah koordinasi Kantor Cabang Ambon. Ini juga bukti dari animo masyarakat Ambon untuk menabung dan menggunakan layanan transaksi digital (digital service transactionBNI yang cukup tinggi.
Data per September 2019 menunjukkan, DPK yang dihimpun di Ambon dan sekitarnya tumbuh sebesar 20,06 persen secara Year on Year (YoY) dibandingkan DPK yang terkumpul selama tahun 2018. “DPK yang tumbuh merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur kepercayaan masyarakat terhadap BNI,” ujarnya.
DPK BNI tersebut sebagian besar ditopang pertumbuhan tabungan dan giro yang merupakan sumber dana murah. BNI mencatat, di Ambon dan sekitarnya terjadi pertumbuhan tabungan dan giro masing-masing sebesar 19,99 persen dan 27,96 persen secara YoY.

Sumber : Viva.co.id

Butuh Layanan Perbankan? BNI Pastikan Nasabah Tak Perlu Keluar Rumah

Remember News -  telah mengimbau perusahaan terhadap risiko tinggi penularan virus corona (Covid-19) untuk menjalankan sistem bekerja d...