Tampilkan postingan dengan label Virus Corona. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Virus Corona. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 April 2020

Butuh Layanan Perbankan? BNI Pastikan Nasabah Tak Perlu Keluar Rumah


Remember News - telah mengimbau perusahaan terhadap risiko tinggi penularan virus corona (Covid-19) untuk menjalankan sistem bekerja dari rumah (Work From Home/WFH) sebagai upaya untuk menekan penyebaran virus mematikan tersebut.

Kebijakan itu menimbulkan ketidaknyamanan karena terjadi pembatasan kegiatan masyarakat, termasuk untuk menikmati layanan perbankan. Namun, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mengatasi hal itu dengan memaksimalkan pelayanannya dengan bantuan teknologi.

Hal ini yang memungkinkan pelayanan terhadap nasabah tetap berjalan. Dengan bantuan gadget dan koneksi internet, nasabah tetap dapat bertransaksi dan berinteraksi dengan petugas bank, dalam hal ini petugas BNI Contact Center, tanpa perlu keluar dari rumah.
Pemimpin Unit Pusat Layanan Pelanggan BNI Rahmat Pertinda menegaskan, BNI mendukung penuh imbauan pemerintah terkait Work From Home. Layanan BNI Call 1500046, tegas dia, tetap bertugas untuk membantu nasabah yang memerlukan layanan perbankan BNI.

"Nasabah tetap dapat menghubungi Layanan Phone Banking BNI Call 1500046 selama 24 jam untuk mendapatkan bantuan dari petugas tanpa harus meninggalkan rumah. BNI Call 1500046 dapat melayani permintaan informasi, perubahan data, penanganan keluhan dan transaksi melalui BNI Phone Banking," ujar Rahmat di Tangerang Selatan, Banten, Selasa (17/3/2020).

Rahmat menambahkan, pada situasi ini nasabah dapat memanfaatkan layanan E Channel BNI seperti BNI Mobile Banking, BNI Internet Banking, BNI SMS Banking, dan ATM BNI. Apabila terkendala, imbuh dia, nasabah dipersilakan menghubungi 1500046.

Corporate Secretary BNI Meiliana menambahkan, apabila tetap membutuhkan layanan perbankan di cabang, masyarakat pun tidak perlu khawatir karena di setiap kantor cabang, BNI menerapkan protokol pengamanan corona.Protokol tersebut antara lain protokol tindakan preventif, yaitu berupa pengecekan suhu tubuh kepada semua orang yang masuk dan keluar dari kantor cabang BNI. Menyiapkan hand sanitizer di lokasi-lokasi yang mudah dijangkau oleh nasabah. Hand sanitizer juga disiapkan pada para petugas di front office yang bertemu langsung dengan masyarakat, seperti teller dan customer service.

"Untuk perlindungan maksimal, kami telah menyemprotkan cairan desinfektan di kantor cabang BNI, ATM dan ruang-ruang kerja, sehingga penularan virus Corona akan semakin kami minimalkan," ujar Meiliana.


Sumber : Sindonews.com

Tidak perlu keluar rumah jika perlu Layanan Perbankan

Remember News News - Pemerintah telah menghimbau perusahaan di daerah dengan risiko tinggi penularan virus corona (COVID-19) untuk menjalankan Sistem Work From Home, sebagai upaya untuk menekan penyebaran virus mematikan tersebut.

Namun, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) tetap memaksimalkan pelayanannya dengan bantuan teknologi. Ini yang memungkinkan pelayanan terhadap nasabah tetap berjalan. Dengan bantuan gadget dan koneksi internet, nasabah tetap dapat bertransaksi dan berinteraksi dengan petugas bank, dalam hal ini petugas BNI Contact Center, tanpa perlu keluar dari rumah.

Pemimpin Unit Pusat Layanan Pelanggan BNI Rahmat Pertinda mengatakan bahwa BNI mendukung penuh himbauan pemerintah terkait Work From Home. Layanan BNI Call 1500046 tetap bertugas secara prima untuk membantu nasabah yang memerlukan layanan perbankan BNI.

"Nasabah tetap dapat menghubungi Layanan Phone Banking BNI Call 1500046 selama 24 jam untuk mendapatkan bantuan dari petugas tanpa harus meninggalkan rumah. BNI Call 1500046 dapat melayani permintaan informasi, perubahan data, penanganan keluhan dan transaksi melalui BNI Phone Banking," ujar Rahmat di Tangerang Selatan, Banten, Selasa (17 Maret 2020).

Rahmat menambahkan, pada situasi ini nasabah dapat memanfaatkan layanan E Channel BNI seperti BNI Mobile Banking, BNI Internet Banking, BNI SMS Banking, dan ATM BNI. Apabila mengalami kendala, silakan hubungi 1500046.

Corporate Secretary BNI Meiliana mengatakan apabila tetap membutuhkan layanan perbankan di cabang, masyarakat pun tidak perlu khawatir karena di setiap kantor cabang, BNI menerapkan protokol pengamanan Corona. Protokol tersebut antara lain protokol tindakan Preventif, yaitu berupa pengecekan suhu tubuh kepada semua orang yang masuk dan keluar dari Kantor Cabang BNI. Menyiapkan Hand Sanitizer di lokasi-lokasi yang mudah dijangkau oleh nasabah. Hand Sanitizer juga disiapkan pada para petugas di front office yang bertemu langsung dengan masyarakat, seperti Teller dan Customer Service.

“Untuk perlindungan maksimal, kami telah menyemprotkan cairan desinfektan di kantor cabang BNI, ATM dan ruang-ruang kerja, sehingga penularan virus Corona akan semakin kami minimalkan,” ujar Meiliana.


Sumber : Bisnis.com

Minggu, 05 April 2020

Beberapa Gejala Virus Corona yang Masih Jarang Diketahui

Remember News - Masuk dalam kategori penyakit baru, tidak heran bila masih banyak yang tidak diketahui tentang Virus Corona Covid-19 ini. Dan, ketidaktahuan tersebut termasuk tentang seberapa bervariasi gejalanya.
Dilansir dari Sciencealert, ada beberapa Gejala Covid-19 yang kurang dibahas, sehingga masih banyak belum diketahui.
Masalah pencernaan
Masalah pencernaan seperti diare dan mual mungkin merupakan Gejala yang lebih umum dari yang diperkirakan sebelumnya. Masalah pencernaan ini semakin dikaitkan dengan infeksi Virus Corona. Sebab, satu dari 10 pasien positif Covid-19 mengalami beberapa Gejala gastrointestinal, termasuk diare dan mual.
Lelah tanpa alasan
Dalam beberapa kasus, Covid-19 yang muncul disertai dengan Gejala malaise, disorientasi, atau kelelahan tanpa sebab.
Ini adalah salah satu Gejala atipikal yang paling sering dilaporkan. Biasanya disertai Gejala lain, seperti batuk atau demam. Kelelahan yang sering menyertai Gejala lain, jarang dilaporkan karena tidak ada Gejala yang lebih umum.
Kemungkinan, pandemi Virus Corona, karantina, dan perlunya menjaga jarak sosial menyebabkan stres dan kecemasan tambahan. Psikoterapis Ilene Cohen, mengatakan, faktor-faktor psikologis dapat menyebabkan Gejala yang serupa.
Kedinginan dan nyeri otot
Nyeri dan kedinginan bisa menjadi Gejala dari berbagai penyakit, termasuk flu. Akan tetapi, Gejala ini juga turut dikeluhkan para pasien yang positif Covid-19.
Tidak jelas seberapa lazim Gejala ini. Menurut WHO, 11 persen pasien yang diteliti mengeluhkan kedinginan dan 14 persen melaporkan nyeri otot.
Sakit kepala
Menurut penelitian The Lancet, sekitar 8 persen pasien Covid-19 mengeluhkan sakit kepala. Beberapa kasus infeksi Virus Corona juga turut dilaporkan adanya Gejala pusing atau serangan pusing yang cukup parah.
Bahkan, menurut Cleveland Clinic, beberapa kasus yang dilaporkan pasien tiba-tiba dapat menunjukkan risiko kesehatan yang lebih serius
Hidung tersumbat
Hidung meler atau pilek jarang menjadi tanda Gejala infeksi Virus Corona. Sebagian besar dianggap sebagai indikasi alergi atau pilek karena flu. Namun, sebagian kecil pasien Covid-19 mengalami hidung tersumbat atau pilek. Menurut laporan WHO, kurang dari 5 persen orang mengalami Gejala ini.

Sumber : Akurat.co

Butuh Layanan Perbankan? BNI Pastikan Nasabah Tak Perlu Keluar Rumah

Remember News -  telah mengimbau perusahaan terhadap risiko tinggi penularan virus corona (Covid-19) untuk menjalankan sistem bekerja d...