Senin, 17 Februari 2020

BNI Cabang Ambon Lakukan Donor Darah Sebagai Bentuk Maknai HUT ke-73

Remember News - Memaknai hari ulang tahun (HUT) Bank Negara Indonesia (BNI) ke 73 tanggal 5 Juli 2019 dengan tagline “Bersama Jadi Luar Biasa”, BNI Cabang Ambon bekerjasama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Ambon melakukan donor darah di lantai III kantor BNI Cabang Ambon, Jumat (5/7/19). Sebelumnya, ada pemotongan tumpeng oleh Pemimpin BNI Cabang Ambon yang diberikan kepada manajemen, mantan pemimpin cabang Dionne Limmon, pegawai tertua, termuda dan yang berulang tahun bersamaan dengan BNI serta Ustad Arsal Tuasikal.
Selain pegawai BNI Ambon, donor darah juga diikuti personil Kodam XVI/Pattimura dengan target 100 kantong darah. Yaitu Satuan kerja (Satker) MAKODAM XVI Pattimura (Puskodal Dam XVI, Sandidan XVI, Yonif Raider 723/Masariku, Den Zipur-5, Den Kav-5, Jasdam XVI, Babiminvet Caddam XVI, Ajendam XVI, Todan XVI, Kudam XVI, Kumdam XVI, Pendam XVI, Bintaldam XVI, Infolahtadam XVI, Pomdam XVI, Denmadam XVI), BEKAMDAM XVI (Mabelamdam XVI, Den Bekang 4416-01, Den Har Jasa IBT 1644-12, Den Jasa Ang 1644-13, Gudkaporlap 1644-11, Gudkan Permin Satri 1644-10), PALDAM XVI (Mapaldam XVI, Bengrah XVI, Gudmurah XVI, Gudpalrah XVI), HUBDAM XVI (Mahubdam XVI, Denhubrem 151/Binaiya).
Pemimpin BNI Cabang Ambon, Ferry Siahainenia mengatakan, donor darah yang dilakukan ini sebagai bentuk kepedulian BNI Cabang Ambon untuk membantu stok bank darah PMI Cabang Ambon. Serta wujud kepedulian terhadap masyarakat yang sewaktu-waktu membutuhkan darah. Apalagi, kegiatan ini merupakan kegiatan sosial, sejalan dengan misi BNI di social responsibility, untuk bisa berbagi tak hanya lewat uang tapi setetes darah. Sebab darah yang disumbangkan ini pastinya sangat bermanfaat untuk masyarakat.
“Donor darah bekerjasama dengan PMI dan Satker yang dibawah otoritas Kodam XVI/Pattimura. Kami juga akan melaksanakan rekreasi bersama seluruh pimpinan, manajemen dan pegawai, Sabtu (6/7) di pantai Liang. Untuk donor darah, harapan kita banyak yang datang karena karena target kita 100 kantong, pasti didominasi TNI AD Kodam XVI Pattimura. Sementara internal, semua pegawai dilibatkan menyumbang darahnya. Kita juga syukuri HUT dengan pemotongan tumpeng, doa bersama dan sebelumnya ada lomba tenis meja untuk internal pegawai sejak 2 Juli. Puncaknya hari ini,” tukasnya kepada awak media di ruang kerjanya.
Selain donor darah, diakui Ferry, pada kegiatan rekreasi, Sabtu (6/7) di pantai Liang pihaknya ada mengirim juga BNI Layanan Gerak (BLG), mobil pelayanan bagi masyarakat yang bisa dijangkau di Liang dan sekitarnya, kemudian ada CSR juga yang akan berbagi disitu. Baginya, tagline “Bersama Jadi Luar Biasa” di HUT ke 73 merupakan inspirasi dari manajemen pada semua pimpinan dan pegawai. Karenanya di Ambon, momentum ini dipakai untuk meningkatkan nilai-nilai kebersamaan yang telah terbangun baik selama ini. Secara eksternal, akan selalu bisa mengembangkan layanan dan bisnis.
Di usia BNI ke 73, dirinya berharap dan bertekad membangun Maluku dengan kebijakan, tugas-tugas dan tanggungjawab yang diberikan sebagai pimpinan lewat beberapa pengembangan sektor usaha yang ada disini, pelayanan masyarakat, kebijakan-kebijakan yang bisa diberikan, tentu akan melakukan untuk kepentingan masyarakat bagi pengembangan kota Ambon khususnya dan umumnya Maluku. Apalagi ada keterpanggilan sebagai putera daerah sehingga itu ada rasa memiliki, ingin berbagi, berbakti untuk Ambon dan Maluku.
“Pastinya, HUT ke 73 ini juga menjadi motivasi untuk BNI Cabang Ambon dalam meningkatkan pelayanan kepada nasabah. Karena konsistensi kita itu jelas. Kita ingin meningkatkan layanan dan juga meningkatkan bisnis. Terutama kepedulian kita pada masyarakat. Jadi yang sudah berjalan saat ini khan, Ambon salah satu barometer bisnis dan layanan untuk wilayah. Karena kami dibawah supervisi wilayah Makassar. Kami ingin kontribusi kami ini betul-betul nyata dan bisa dirasakan masyarakat,” kunci Ferry.
Serda Dwiki Dharmawan mengaku, aksi donor darah ini sudah sering dilakukan TNI/AD sebagai kepedulian dan berbagi kepada masyarakat melalui bank darah PMI. “TNI selalu siap ketika membutuhkan bantuan dari masyarakat termasuk menyumbangkan darah. Semoga yang BNI Ambon lakukan ini, darah yang telah disumbang dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” tukasnya.

Achmad Baiquni Ditetapkan Kembali Mengisi Direktur Utama, Dari Keputusan Hasil RUPSLB

Remember News - Pada akhirnya perubahan besar-besaran terjadi yang dilakukan kementerian BUMN untuk menyusun kembali susunan pengurus PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI, anggota indeks Kompas100). Perombakan tersebut diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) hari ini, Jumat (30/8).

Posisi Direktur Utama BNI tidak berubah dan tetap dijabat Achmad Baiquni. Namun, RUPSLB BNI mengangkat Ario Bimo sebagai Direktur Keuangan BNI menggantikan Anggoro Eko Cahyo. Sebelumnya Ario menjabat Kepala Cabang Luar Negeri BNI Tokyo.
Adapun Anggoro digeser menjadi Direktur Konsumer BNI. "RUPSLB juga memberhentikan dengan hormat Catur Budi Harto sebagai Direktur Bisnis UMKM dan Jaringan BNI," kata Ario usai RUPSLB, Jumat (30/8).

Posisi Catur diisi Tambok PS Simanjuntak yang semula menjabat sebagai Direktur Konsumer. Sementara Rico Budidarmo bertukar posisi dengan Bob Tyasika Ananta.
Sedangkam di susunan komisaris, RUPS memberhentikan Marwanto Harjowiryono sebagai komisaris dan mengangkat Askolani sebagai komisaris yang baru.

Berikut susunan pengurus baru BNI :

Dewan Komisaris

Komisaris Komisaris Utama: Ari Kuncoro

Wakil Komisaris Utama : Hambra
Komisaris : Ratih Nurdiati
Komisaris : Askolani
Komisaris : Revrisond Baswir
Komisaris : Joni Swastanto
Komisaris : Pataniari Siahaan
Komisaris : Ahmad Fikri Assegaf
Komisaris : Sigit Widyawan


Dewan Direksi

Direktur Utama: Achmad Baiquni

Wakil Direktur Utama : Herry Sidharta
Direktur Bisnis Korporasi: Putrama Wahju Setyawan
Direktur Bisnis Konsumer: Anggoro Eko Cahyo
Direktur Bisnis UMKM dan Jaringan: Tambok PS Simanjuntak
Direktur Tresury dan Internasional: Bob Tyasika Ananta
Direktur Keuangan: Ario Bimo
Direktur TI dan Operasi: Dadang Setiabudi
Direktur Hubungan Kelembagaan: Adi Sulistyowati
Direktur Managemen Risiko: Rico Rizal Budidarmo
Direktur Human Capital dan Kepatuhan: Endang Hidayatullah




Achmad Baiquni Akan Tetap Ditempatkan Sebagai Direktur Utama

Remember News - Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) sudah melakukan perombakan susunan direksi dan dewan komisaris pada tubuh perusahaan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI.

RUPSLB yang sudah dikordinasikan oleh Pihak BNI dan yang akan berlangasung di Menara BNI Pejompongan, Jakarta, Jumat (30/8/2019) pada pukul 14.00 WIB.

Direktur Keuangan BNI Ario Bimo juga sedikit menyampaikan, kalau ada sebuah pergantian dalam jajaran direksi pada BNI. Namun posisi Direktur Utama (dirut) masih diduduki oleh Achmad Baiquni.

Sedangkan pada jajaran Dewan Direksi, Ario melanjutkan, ada sebagian perombakan yang dilakukan. Seperti Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Jaringan, dari Catur Budi Harto menjadi Tambok P Setyawati.

Selanjutnya, Direktur Bisnis Konsumer dari Tambok P Setyawati menjadi Anggoro Eko Cahyo. Lalu Direktur Tresuri dan Internasional dari Rico Budidarmo menjadi Bob Tyasika Ananta.

Dan untuk Direktur Keuangan dari Anggoro Eko Cahyo menjadi Ario Bimo, serta Direktur Manajemen Risiko dari Bob Tyasika Ananta jadi Rico Budidarmo.

Berikut ini jajaran direksi Baru BNI Hasil RUPSLB:
Direktur Utama: Achmad Baiquni
Wakil Direktur Utama: Herry Sidharta
Direktur Keuangan: Ario Bimo
Direktur Bisnis Korporasi: Putrama Wahju Setyawan
Direktur Treasury & Internasional Banking: Bob Tyasika Ananta
Direktur Hubungan Kelembagaan: Adi Sulistyowati
Direktur Management Risiko: Rico Budiarmo
Direktur Bisnis UMKM & Jaringan: Tambok P.S Simanjuntak
Direktur Bisnis Konsumer: Anggoro Eko Cahyo
Direktur Teknologi Informasi & Operasi: Dadang Setiabudi
Direktur Human Capital & Kepatuhan: Endang Hidayatullah.

Profil Achmad Baiquni


Achmad Baiquni memulai karir perbankan di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sejak tahun 1984 dan pernah menduduki beberapa jabatan manajerial, diantaranya adalah Direktur Bisnis Usaha Kecil, Menengah, dan Syariah, Direktur Korporasi, Direktur Konsumer, serta Pemimpin Divisi Pengelolaan Bisnis Personal. Achmad Baiquni Juga disebut sebagai bankir berdarah dingin.

Dalam hal pendidikan‎, Baiquni meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjajaran, Bandung pada 1982 dan Master of Business Management dari Asian Institute of Management, Makati, Phillipina pada 1992.

Kemampuannya mengelola bank terus diasah dengan mengikuti beberapa pelatihan, kursus, dan seminar perbankan diantaranya adalah Risk Management in Retail Banking yang diadakan oleh BSMR di Belanda, Executive Training for Director yang diadakan oleh The Wharton School of The University of Pennsylvania di Amerika Serikat, Bank Indonesia’s Executive Risk Management Certification yang digelar oleh BSMR di Singapura.

Selain itu, ia juga pernah mengikuti Retail Banking Conference yang diadakan oleh LAFERTY di Singapura, Asian Bankers Surveyor Program yang digelar oleh Bank of New York di New York Amerika Serikat dan beberapa lainnya.


Sumber : Liputan6.com

Pewarna Makanan Tingkatkan Hiperaktif Anak

Remember News - Untuk meningkatkan nafsu makan anak yang tak jarang sampai membuat orangtua kuwalahan, memberi warna-warni pada makanan sebagai daya tarik si kecil terkadang menjadi solusi yang ampuh.
Namun, dilansir dari Clevelandclinic, Julia Zumpano, RD, ahli diet terdaftar, menyoroti kemungkinan risiko terkait Pewarna Makanan.
Penelitian telah menghubungkan Pewarna Makanan buatan dengan Hiperaktif, termasuk ADHD. Hiperaktif yang dimaksud seperti perubahan perilaku seperti cepat marah dan depresi, gatal-gatal dan asma, hingga pertumbuhan tumor pada tiga Pewarna Makanan utama yang mengandung benzena, zat yang dikenal sebagai penyebab kanker.
Yup, pada beberapa penelitian yang sudah ada, hasilnya sangat beragam. Beberapa penelitian menunjukkan hubungan antara Pewarna Makanan dan peningkatan Hiperaktif pada Anak-Anak.
Sebuah penelitian di Australia juga menemukan, 75 persen orangtua memerhatikan peningkatan perilaku dan perhatian setelah menghilangkan pewarna buatan.
Tak hanya itu, para peneliti juga menemukan pertumbuhan tumor pada hewan yang mengonsumsi Pewarna Makanan dosis tinggi, meski sulit menerjemahkan artinya bagi Anak-Anak.
Tapi, ada juga beberapa penelitian mengungkap, sejumlah kecil bahan pewarna benzena tidak menimbulkan risiko yang tinggi. Saat ini, AS tidak melarang Pewarna Makanan buatan.
Namun beberapa negara menyebut, ada cukup bukti untuk membenarkan pelarangan terhadap Pewarna Makanan. Terkait Pewarna Makanan yang ada di mana saja, cobalah cari makanan yang menggunakan Pewarna Makanan alami seperti dari ekstrak buah atau sayuran.
Sebaiknya meminimalkan Pewarna Makanan dalam makanan Anak-Anak. Moms bisa lakukan membawakan anak bekal, karena moms punya kendali penuh mengontrol apa yang dimakan saat membuatkan bekal anak.
Walaupun belum ada penegasan tentang larangan konsumsi Pewarna Makanan, ataupun aman dikonsumsi dalam jumlah berapa. Perlu diingat, makanan dengan asupan gizi seimbang adalah asupan terbaik untuk semua orang tanpa batasan.  

Sumber : Akurat.co

Cara Simpel Agar Anak Mau Dengar Orangtua


Remember News - Perjuangan mengasuh anak itu nyata. Terkadang sampai Orangtua tidak bisa menahan untuk meneriakin sang buah hati.
Ada banyak hal yang membuat Orangtua naik pitam pada si kecil, salah satunya ketika anak seperti tak mendengar perkataan orangtuanya.
Dilansir AkuratParenting dari Cleveland Clinic, Dokter Anak, Kimberly Churbock, MD, mengatakan, anak-anak itu seperti spons. Sebenarnya mereka mengerti bahasa tubuh dan isyarat verbal yang disampaikan orangtuanya.
Jadi saat orangtuanya kesal atau cemas, anak mengerti dan takut, tapi mungkin tidak tahu bagaimana meresponsnya.
Itu sebabnya teknik seperti berteriak, menyogok, dan mengancam akan memberi hukuman bukan cara terbaik untuk membuat anak melakukan apa yang Orangtua minta.
Dokter Kimberly memberikan saran berikut trik sederhana untuk membuat anak mau mendengarkan orangtuanya.
Beri contoh yang baik
Anak-anak memahami nada dan bahasa tubuh orangtuanya, tidak hanya saat berkomunikasi dengan mereka.
Maka dari itu, Kimberly mengatakan, penting untuk Orangtua harus memerhatikan setiap kata-kata dan bahasa tubuhnya. Entah itu saat berinteraksi langsung dengan anak-anak atau dengan orang dewasa lainnya.
Yakinlah, anak-anak dapat melihat dan menyadarinya ketika suasana tegang itu muncul.
Pakai kata sederhana
Penting untuk mempertimbangkan bahwa anak-anak di berbagai tingkat perkembangan punya pemahaman berbeda mengenai kata-kata yang digunakan orang dewasa.
Misalnya, meminta anak kecil untuk "bergiliran" bisa jadi lebih mudah dipahami bila nenggunakan kata "berbagi." Jadi, pilihlah kosa kata yang pasti dimengerti sang buah hati.
Tawarkan pilihan
Menurut Kimberly, memberikan pilihan adalah cara untuk memberi anak-anak rasa percaya diri dan kendali, walau yang akan dilakukannya adalah tugas yang tidak mereka inginkan.
Jika kamu kesulitan dengan waktu mandi anak karena ia sedang bermain, kamu bisa memberi mereka pilihan mainan yang ingin mereka bawa ke bak mandi, atau apakah mereka ingin bermain gelembung, dan hal lain yang menurutnya menyenangkan.
Identifikasi dan kenali perasaan anak
Jika anak-anak belum memahami jenis-jenis emosi, Orangtua dapat membantu mengidentifikasikannya.
Misalnya, beri pertanyaan "kamu tampak marah, kamu merasa kesal ya?" Dengan demikian, mereka memahami apa yang mereka rasakan.
Seiring waktu, ketika mereka dapat bicara lebih banyak, akan mudah bagi mereka mengungkapkan perasaan, keinginan dan kebutuhannya.
Dokter Kimberly menegaskan, tidak masalah untuk menjauh sejenak jika kamu sedang merasakan emosi mulai meluap.
Selain itu, jangan lupa untuk pastikan kebutuhan dasar anak selalu terpenuhi. Karena anak-anak paling santai sekalipun mungkin akan ingin melawan apa yang dikatakan orangtuanya saat mereka lapar atau lelah.

"Dalam pengalaman saya, penguatan positif dan pujian terhadap perilaku yang diinginkan jauh lebih efektif daripada komunikasi yang negatif dan disiplin, jadi jangan lupa memuji anak," tutup dokter Kimberly.

Sumber : Akurat.co

Sering Begadang Main Game? Ini Cara Simpel Kembalikan Pola Tidur

Remember News - Di era digital ini, gadget merupakan hal yang tak bisa lepas dari keseharian manusia. Sebab, gadget bisa membantu dalam segala rutinitas. 
Namun, hal baik ini selalu diikuti sisi negatif yang didapat oleh pengguna. Salah satunya terlalu sering bermain game yang bisa diakses melalui gadget. 
Tak sedikit orang, terutama milenial, menghabiskan waktu berjam-jam, bahkan sampai merusak pola tidur. Alhasil, akan sangat menganggu Kesehatan Tubuh
Lantas bagaimana cara merubah kebiasaan tersebut agar tidak terlalu lama dengan gadget, terutama untuk bermain game?
"Tipsnya itu terapkan disiplin. Karena kebanyakan itu milenial. Kita harus paksakan disiplin, dengan cara jangan tidur siang jadi dapat akumulasi capek dan bisa tidur lebih awal," kata Alvin Hartanto, Nutritionist, kepada AkuratHealth, baru-baru ini di Jakarta. 
Alvin menambahkan, untuk membantu menerapkan disiplin tersebut, harus ada perubahan dalam hal penjadwalan untuk bermain gadget, terutama untuk game. 
"Misalkan main di malam hari. Coba buat jadwal agar mainnya setelah pulang kerja. Itu akan lebih efektif," tambahanya. 
Menurut Alvin, hal tersebut harus dilakukan dengan konsisten. Tentu, agar tetap menjaga Kesehatan Tubuh selalu bugar.

"Harus konsisten, walaupun membosankan. Tapi coba 7 hari buat penerapan baru, nanti akan jadi kebiasaan," tandasnya.


Sumber : Akurat.co

Manfaat Kecantikan Daun Teh dan Kantong Teh Bekas

Remember News - Bisakah Kamu bayangkan memulai hari tanpa menyesap secangkir teh? Teh adalah minuman yang sulit dihindari. Teh juga memiliki manfaat lain yang melampaui penyegaran.
Kaya akan antioksidan dan memiliki sifat anti-inflamasi dan antipenuaan, teh membantu menjaga Kulit yang sehat dan bercahaya. Baik teh hijau dan teh hitam mengandung kafein dan antioksidan yang membantu dalam memerangi jerawat dan memperlambat pembentukan tanda-tanda penuaan seperti keriput dan garis-garis halus.
Dilansir dari berbagai sumber, sekarang mari kita lihat bagaimana menggunakan teh untuk dapatkan Kulit yang bersinar dan rambut yang sehat.
Merawat bibir pecah-pecah
Bibir pecah-pecah perlu dihidrasi secara teratur. Teh hijau paling baik digunakan sebagai pelembab alami. Yang perlu Kamu lakukan adalah mencelupkan kantong teh hijau ke dalam air hangat dan mengoleskannya di bibir Kamu. Biarkan selama 5-10 menit. Ulangi ini secara teratur setidaknya dua kali sehari untuk merawat bibir yang pecah-pecah.
Membersihkan Kulit
Kita semua pernah mendengar tentang berbagai jenis teh. Tetapi pernahkah Kamu mendengar tentang teh putih? Ya, teh putih pada dasarnya adalah teh olahan yang kaya antioksidan daripada jenis teh lainnya. Dengan lembut tetapi efektif membersihkan Kulit.
Caranya, Kamu cukup menyeduh teh putih dan saring. Blender Daun Teh yang direndam untuk membuat pasta yang halus. Oleskan lapisan merata pasta ini di wajah Kamu dan biarkan selama 15 menit. Kemudian bilas dengan air dingin.
Menenangkan Kulit
Chamomile tea adalah solusi terbaik jika Kamu mengalami iritasi Kulit atau peradangan. Ini membantu dalam menenangkan Kulit gatal, kemerahan dan bercak bersisik pada Kulit yang menyebabkan iritasi.
Rendam kantong teh chamomile dan oleskan pada area yang terkena dampak setiap hari sampai Kamu melihat perubahannya. Kamu juga bisa menggunakan Daun Teh chamomile sebagai ganti kantong teh.
Eksfoliasi Kulit
Antioksidan dalam Daun Teh membantu meningkatkan cahaya Kulit. Kamu dapat menggunakan kantong teh dan daun bekas sebagai scrub untuk mengangkat sel-sel Kulit mati dan mendapatkan Kulit yang sehat. Setelah menggunakan kantong teh, biarkan kantong teh mengering. Potong kantong teh dan ambil teh dan gosokkan di wajah Kamu dengan lembut dalam gerakan melingkar dengan ujung jarimu selama 5 menit. Kemudian bilas dengan air normal.

Sumber : Akurat.co

Butuh Layanan Perbankan? BNI Pastikan Nasabah Tak Perlu Keluar Rumah

Remember News -  telah mengimbau perusahaan terhadap risiko tinggi penularan virus corona (Covid-19) untuk menjalankan sistem bekerja d...